Sang Penyair dan Pendengar

November 15, 2007

Malam pengucapan syair adalah waktu para penyair,
dalam gugup dan yakin, menceritakan secebis rahsia diri kepada khalayak
apa
yang berlaku dulu, kini atau masa depan,
cita cita, impian berahi, kisah cinta duka dan suka, teman-teman, gadis-gadis,
keluarga, seks dan hedonisme, perjuangan, kekecewaan atau segalanya
yang mahu dikongsi dan
dirakam dalam bentuk kata-kata biasa atau berbunga
dan mereka tidak dicengkam had atau batasan
perasaan dibiar mengalir seperti air mata bercucuran
mendendangkan bait-bait syair untuk halwa telinga
setiap butiran pengucapan berlegar sepelusuk keadaan
mengisi ruang antara zarah-zarah dan meresapi jiwa
si pendengar.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.